Senin, 20 Juni 2011

Roda Falkrik, Satu-Satunya Lift Putar Untuk Pengangkutan Kapal Laut di Dunia

Salah satu metode untuk mengangkut kapal laut diantara dua ketinggian adalah dengan menggunakan lift yang mengangkat badan kapal laut dari satu jalur air ke jalur lain yang berbeda ketinggian.

Penggunaan Lift untuk kapal laut memang tidak umum, dan roda Falkirk, dekat kota Falkirk, adalah satu-satunya lift berputar untuk kapal laut yang ada di dunia, dan dianggap sebagai landmark dari teknologi kebanggaan Skotlandia.



Roda Falkirk berdiameter 35 meter menghubungkan Kanal Forth dan Clyde dengan Union Canal, yang sebelumnya dihubungkan oleh serangkaian sebelas kunci air yang turun dalam jarak-jarak 1,5 km. Tapi semua itu telah dibongkar pada tahun 1933, karena dianggap kurang efisien dan menghalangi jalur.

Lalu diputuskan bahwa pengangkatan kapal lautlah yang diperlukan untuk menghubungkan dua saluran air yang berbeda ketinggian. Sempat diajukan untuk konsep Waterways di Inggris, namun sepertinya pemerintah Inggris tidak tertarik pada metode ini.

Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat landmark struktur abad ke-21 yang dramatis di Skotlandia. Hasilnya, struktur sempurna dan seimbang Roda Falkirk yang berhasil mengangkat kapal laut pertama di dunia dengan cara berputar.

Kapal laut masuk ke salah satu gondola bersama dengan air yang terangkat lalu diputar bersama untuk sampai ke sungai yang ada di atas atau di bawahnya. Berat yang sama memungkinkan gondola untuk tetap seimbang dengan sempurna, sehingga jumlah energi yang dibutuhkan sangat kecil untuk memutar Roda.

Roda berputar hingga 180 derajat dalam 5,5 menit menggunakan hanya 1.5kW listrik, jumlah yang sama yang dibutuhkan untuk mendidihkan delapan ketel air.

Sebuah desain yang serupa dari lift kapal laut ini telah diusulkan untuk sebuah kanal baru yang akan berada di sepanjang Marston Vale di Bedfordshire. Lift akan menghubungkan Grand Union Canal di Milton Keynes dengan Sungai Besar Ouse di Bedford.











Minggu, 19 Juni 2011

Resiko lubang hitam makin menakutkan

Lubang hitam mampu menelan berbagai benda angkasa. Semakin banyak yang ia telan, semakin besar daya hisapnya. Namun risikonya tidak hanya itu.

Lubang hitam merupakan wilayah luar angkasa yang dapat menelan gas, debu, bintang, planet, maupun benda angkasa lain yang ada dalam suatu galaksi. Gaya tarik gravitasinya sangat kuat. Sebuah planet yang melintas di sekitarnya tidak akan selamat dari hisapan lubang itu.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1617722.jpg

Banyak astronom khawatir aktivitasnya yang semakin liar akan mampu menelan planet Bumi. Lantas apa yang membuat sebuah lubang hitam mampu menyedot benda-benda angkasa di sekitarnya?

Sebenarnya ada teori yang menyebutkan, daya hisap sebuah lubang hitam bisa melemah lalu ia akan masuk ke fase tidur, berhenti memakan benda angkasa. Menurut George Helou, dari Spitzer Science Center NASA di Institut Teknologi California, lubang hitam di galaksi kita saat ini sedang dalam fase tidur itu.

Lubang hitam yang disebut Sagitarius A itu letaknya berada di tengah galaksi Bima Sakti. Scherbakov, astronom dari Pusat Astrofisika Harvard mengatakan, lubang hitam di galaksi Bima Sakti hanya memakan 0,01% bintang di sekelilingnya.

Namun selanjutnya peneliti juga menemukan fakta, lubang hitam senantiasa berevolusi, sehingga bisa jadi akan aktif lagi suatu hari nanti. Semakin banyak ia menelan bintang, semakin cepat pula proses evolusinya.

Menurut data yang didapat dari teleskop luar angkasa, selama beberapa tahun terakhir ini, semakin banyak lubang hitam menelan benda angkasa. Selain itu, dikatakan bahwa semakin banyak ia menghisap benda angkasa, semakin besar pula daya sedotnya. Ini dikarenakan peningkatan unsur ion di dalamnya.

Namun tidak hanya berevolusi, belakangan juga diketahui lubang-lubang hitam yang ada di berbagai galaksi juga saling bergabung. Berbagai benda angkasa yang masuk ke dalam lubang hitam mengandung banyak energi dalam jumlah besar.

Sehingga gabungan antarlubang hitam tentunya juga meningkatkan jumlah energi yang dimilikinya. Energi ini dapat mengendalikan alur keluar masuk gas dan debu ke luar lubang.

Tidak hanya debu dan gas, para astronom meyakini bahwa hisapan sebuah lubang hitam juga banyak melepaskan sinar-X dan gelombang radioaktif. Namun jumlah radiasi sinar X yang mereka amati belum dapat dijelaskan. Yang jelas, semuanya itu mempengaruhi perkembangan galaksi dimana tempat lubang hitam itu berada.

Memahami proses, cara kerja dan evolusi lubang hitam adalah penting untuk menjelaskan formasi galaksi bima sakti dan keutuhan bumi di masa depan. Mempelajari radiasi dan interaksi antargalaksi dapat membuat kita paham akan besarnya medan gravitasi, gaya magnet, dan proses radiasi lubang hitam.

“Kami telah mempelajari data dari teleskop ruang angkasa selama beberapa tahun terakhir, dan menemukan bahwa semakin cepat lubang hitam melahap material angkasa, maka semakin tinggi daya ionisasinya,” ujar David Ballantyne, asisten profesor fisika Georgia Institute of Technology.

Ahli fisika angkasa saat ini belum memiliki penjelasan yang cukup mengenai daya sedot lubang hitam dan bagaimana pertumbuhannya atau apa yang membuat lubang hitam tertentu berhenti berkembang. Tapi yang jelas, lubang hitam dan cakram di sekitarnya akan memengaruhi benda-benda langit.

“Penghisapan lubang hitam atas benda angkasa melepaskan banyak energi. Tidak hanya radiasi, tapi juga gas yang dilepaskan sampai jauh ke luar galaksi. Gas ini dapat mengubah susunan letak bintang, dan menghentikan perkembangan galaksi,” ujar Ballantyne.

“Daya hisap lubang hitam masih terus dipelajari. Ada yang berkembang dan ada juga yang mati. Mempelajari ini penting untuk mengetahui bentuk dan perubahan susunan galaksi kita,” tambah Ballantyne.

Lubang hitam memang menyedot benda angkasa. Bumi beresiko ditelan olehnya. Namun risikonya ternyata tidak hanya itu. Gas yang disemburkan dari dalamnya pun dapat membuat benda angkasa bergeser, dan bahkan mungkin bertabrakan.

Sabtu, 18 Juni 2011

Merpati Menemukan Jalan Pulang Dengan Lubang Hidung Kanan

Bukan anjing saja yang memiliki daya penciuman tajam, burung dara juga mengandalkan penciuman untuk mengendus jalan pulang.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVHsUSv-aQuYSxjdOOKj2_2vRIcWrgKwyg3TOkQvglK-hjJeX7wCRz3cEM76png7C5Huu005dxiM-d7jlG0pNx9CjZp4UGC-mhD3V4dQajZKg9AodlEqfHer1TRQ3S4r8Tj0yS5tfYtIbw/s320/pigeon.jpg

Hal itu terungkap dalam sebuah riset sejumlah peneliti Italia yang tertarik pada kemampuan burung dara kembali ke rumah dari tempat berjarak ratusan kilometer sehingga dimanfaatkan untuk mengirim pesan bahkan menyelundupkan narkoba.

Para peneliti itu memperoleh bukti bahwa burung-burung tersebut mengandalkan satu dari dua lubang hidungnya untuk menemukan rumahnya.

Dalam Journal of Experimental Biology, tim itu melaporkan bahwa merpati yang disumbat lubang hidung kanannya tidak mampu menciptakan “peta bau” untuk memandunya dalam perjalanan.

http://arrosyadi.files.wordpress.com/2010/04/76566_winston__sang_burung_merpati_dan_paket_data_yang_ia_antarkan_300_225.jpg

Burung dara rumah adalah kerabat merpati karang yang didomestikasi dan memiliki kemampuan naluriah untuk menemukan cara pulang ke sarang mereka setelah menempuh perjalanan jauh.

Burung domestik disilangkan untuk menyempurnakan kemampuan tersebut, membantu mereka menemukan kandang tempat mereka dipelihara.

Sejumlah riset terdahulu mengungkapkan bahwa ketika bertengger dalam kandang, burung-burung itu mempelajari arah dari mana segala aroma berasal.

http://alamendah.files.wordpress.com/2009/12/burung-merpati1.jpg

Burung dara tempaknya mengkonstruksikan sebuah peta mental dari berbagai bebauan, sebuah peta yang cukup akurat memandu mereka mencari arah rumah sampai mereka menemukan landmark lokal.

Dalam riset itu, para ilmuwan menyumbat salah satu lubang hidung, kanan atau kiri, merpati yang dipelihara di luar kota Pisa. Mereka melepas burung dari Cigoli, 40km dari Pisa, dan mengikuti rute kepulangan burung menggunakan alat pelacak GPS.

Dengan menganalisis jalur penerbangan burung itu, Anna Gagliardo dan timnya di Dipartimento di Etologia, Ecologia ed Evoluzione, Universitá di Pisa, Italia, dapat melihat bahwa merpati yang tidak dapat bernafas melalui lubang hidung kanannya mengambil jalur yang lebih berliku-liku.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiN0RzJSOWxmyk0RK2RKECLQcDtWUl77h3iXTjatlVyK4lqRZ4Sq9UBfIGYZPb28uIgXpRphvClpca3mgg6c5nCmaww2K_JiECH8kUA8HFjRU_2kUf9-F9dlkMVOAPzC6pszVyC_DUruEOk/s320/merpati+liar.jpg

“Burung itu juga lebih sering berhenti daripada burung yang disumbat lubang hidung kirinya dan mengambil rute lebih panjang untuk pulang,” katanya.

Riset lain memperlihatkan bahwa merpati dapat merasakan medan magnetik bumi, membuat mereka memiliki semacam kompas internal untuk memandu penerbangan.

“Bau adalah petunjuk penting yang membuat mereka memahami tengah berada di mana serta jalan menuju rumah,” kata Gagliardo.

Nano Spider, Robot DNA Penghancur Kanker dari Dalam Tubuh

Para ilmuwan telah menciptakan robot mikroskopis dari molekul DNA yang dapat berjalan, berbalik dan bahkan menciptakan produk-produk kecil mereka sendiri di jalur perakitan berskala nano.

Perangkat revolusioner yang dijelaskan dalam jurnal Nature ini di masa depan diharapkan bisa memimpin pasukan robot ahli bedah yang bisa membersihkan arteri manusia atau membangun komponen komputer di dalamnya.



Dikutip dari Daily Mail, salah satu pendukung proyek dari New York Columbia University ini bahkan telah mengembangkan robot laba-laba berukuran 4 nanometer atau sekitar 100.000 kali lebih kecil dari diameter rambut manusia.

Robot laba-laba ini diharapkan dapat berjalan sepanjang lintasan DNA. Dengan menggunakan alur yang sesuai dengan urutan, robot dapat dibuat untuk berjalan, berbelok ke kiri atau kanan sesuai alur untaian DNA.

Tubuh robot ini terdiri dari protein yang biasa disebut streptavidin. Melekat padanya kaki tiga 'enzimatik DNA' untai tunggal yang mengikat dan kaki keempatnya adalah untaian yang membawa laba-laba ke titik awal.

"Setelah robot dilepaskan dari pemicu, maka ia akan mengikat kemudian memotong untaian DNA," ujar Milan Stojanovic selaku ketua tim proyek. Setelah untaian dipotong, kaki robot mulai meraih jalur dan mencocokan DNA. Dengan ini, robot dipandu ke jalur yang ditetapkan oleh peneliti.


Untuk melihat robot ini bergerak, para peneliti menggunakan mikroskop kekuatan atom. Robot ini bisa mencatat tanda-tanda penyakit pada permukaan sel, menentukan sel itu adalah kanker, menghancurkan sel kanker bahkan robot itu bisa memberikan senyawa untuk membunuhnya.

Rupanya 'DNA berjalan' ini sudah dikembangkan sejak dulu, namun mereka tak pernah mencapai prestasi seperti saat ini. "Robot itu bisa berjalan hingga 100 nanometer atau sekitar 50 langkah," ungkap Profesor Yan asal Arizona State University.

"Ini pertama kalinya sistem mesin nano digunakan untuk melakukan operasi. Sebuah kemajuan penting dalam evolusi teknologi DNA," kata Lloyd Smith dari University of Wisconsin, Madison.

Hampir 6 miliar poundsterling diinvestasikan dalam penelitian dan pengembangan produk nano di seluruh dunia.

Jumat, 17 Juni 2011

10 Petualangan Manusia yang Akan Terus Dikenang Sepanjang Masa

Manusia sebagai penghuni planet ini memang memiliki hasrat yang besar untuk berpetualang. Dari Bulan hingga Bulan, sejarah telah mencatat petualangan terbesar yang telah dilakukan oleh umat manusia.

1. Pendaratan Apollo 11 di Bulan



Awak Apollo 11 menghadapi berbagai risiko yang fatal untuk keluar dari Bumi. Kegagalan mesin bisa saja meninggalkan mereka terdampar di permukaan bulan atau selamanya hilang di angkasa. Radiasi matahari dan panas mampu memasak mereka hidup-hidup.

Kegagalan setting baju luar angkasa dapat membuat mereka kehabisan oksigen dan tercekik. Menurut standar teknologi sekarang, teknologi Apollo 11 termasuk primitif. Navigasi onboard komputer yang hanya berisi 74 kilobyte memori, tidak cukup untuk menyimpan satu file MP3.

Tapi begitu Neil Armstrong mengambil langkah pertama di permukaan bulan, semua risiko terlupakan. Untuk waktu singkat, Fantasi untuk pergi ke bulan yang berumur ribuan tahun hidup kembali.


2. Adu Cepat Mencapai Kutub Selatan


Pada tahun 1911, Robert Scott (Inggris) dan Roald Amundsen (Norwegia) berlomba untuk menjadi orang pertama yang mencapai Kutub Selatan. Satu orang akan menang, yang lainnya akan mati.

Scott, seorang kapten angkatan laut Inggris, dalam perjalanannya membawa sepatu es, makanan, air dan kuda poni. Kuda-kuda poni ternyata menjadi ide yang buruk, satu demi satu meninggal karena membeku, Scott dan orang-orangnya terpaksa menyeret barang mereka sendiri.

Ketika kru Scott akhirnya mencapai Kutub Selatan pada hari ke-78, mereka disambut oleh pemandangan yang mengerikan, sebuah bendera Norwegia milik Amundsen telah ditanam di dalam es 33 hari sebelumnya.

Perjalanan pulang mereka, Scott dan rombongan "sakit hati" nya berjalan melalui gurun beku, membeku dan sering mengigau. Setelah terperangkap dalam badai salju yang ganas, Scott dan anak buahnya mati kelaparan, di tempat yang hanya berjarak 11 mil (18 km) dari suplai depot mereka.

Sebaliknya, perjalanan sukses Amundsen praktis lancar, sebuah penghargaan untuk ketelitian perencanaan dan pelaksanaan tanpa cacat.


3. Edmund Hillary menaklukkan Gunung Everest


Pada Mei 1953, Edmund Hillary, seorang peternak lebah Selandia Baru berpaling menjadi seorang pendaki gunung, menjadi orang pertama yang mencapai puncak gunung tertinggi di dunia.

Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay, mitranya mendaki ke puncak berlomba dengan sepasang pendaki lain, Charles Evans dan Tom Bourdillon, yang akhirnya terpaksa kembali pada jarak vertikal hanya 300 meter dari puncak.

Sengit melawan angin, suhu di bawah 0 derajat celcius dan longsoran es yang berbahaya, Hillary dan Norgay terus mendaki ke puncak, 29.028 kaki (8.848 m) di atas permukaan laut dan berhasil. Sejak saat itu, ratusan pendaki mengikuti jejak mereka, tetapi Hillary akan selamanya dikenal sebagai orang yang pertama ke puncak dunia.


4. Perjalanan Charles Darwin dengan H.M.S. Beagle


Perjalanan 5 tahun Naturalis Charles Darwin dengan HMS Beagle telah mengubah wajah ilmu pengetahuan modern dan pemahaman kita tentang eksistensi manusia. Setelah berhenti di sepanjang pantai Amerika Selatan, Beagle menjelajahi Kepulauan Galapagos, sebuah kepulauan vulkanik terisolasi di sekitar khatulistiwa.

Di sanalah Darwin melihat bahwa setiap pulau terdapat spesies identik, paruh burung-burung finch yang berbeda dalam ukuran dan struktur. Dari pengamatan ini kemudian Darwin menyusun teorinya tentang seleksi alam, proses evolusi yang adaptif organisme dengan karakteristik tertentu cenderung untuk bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifat kepada keturunannya.



5. Penerbangan solo Charles Lindbergh melintasi Atlantic


Lindy memang beruntung telah selamat dalam 3.610 mil (5.809 km) penerbangan dari Long Island, New York ke Paris pada 1927 di atas kapal bermesin tunggal Spirit of St Louis.

Untuk membuat pesawat menjadi lebih ringan, dia membuang rem, radio dan parasut pesawatnya. Lindbergh terbang melalui kegelapan, kabut dan hujan es, pesawatnya sempat berada di ketinggian hanya 10 ft (3 m) di atas laut Atlantik yang dingin.

Untuk tetap terjaga selama penerbangan, Lindbergh menjulurkan tangan ke luar jendela dan merasakan udara dengan wajahnya, bahkan mencoba istirahat dengan satu mata tertutup pada satu waktu. Ketika ia mendarat di Paris, 33 jam dan 30 menit setelah lepas landas, Lindbergh disambut oleh 150.000 orang, yang merayakan dirinya sebagai orang pertama yang terbang tanpa henti melintasi Atlantik.


6. Yuri Gagarin mengitari orbit bumi


Manusia pertama di luar angkasa adalah kosmonot Soviet, Yuri Gagarin, yang pada 12 April 1961, mengorbit planet Bumi. Gagarin hanya berumur 27 tahun ketika ia mengawaki Vostok, yang pada dasarnya hanyalah pesawat kaleng selebar 10 ft (3 m) yang dipasang pada roket tiga-tahap.

"Bumi berwarna biru, itu menakjubkan," kata Gagarin melalui radio ke stasiun kontrol di Bumi, Ia membuat satu lingkaran penuh mengelilingi bumi, terbang lebih dari 110 mil (177 km) di atas planet ini.

Petualangan 108 menit Gagarin menjadi lebih mengerikan, mengingat bahwa dia tidak memiliki navigasi kendali atas pesawat ruang angkasa. Gagarin meninggal pada tahun 1968, setelah menabrak sebuah pesawat tempur MiG dalam penerbangan latihan.


7. Robert Peary mencapai Kutub Utara


Kutub Utara dan Selatan adalah dua sasaran utama para petualang pada awal abad ke-20. Penjelajah telah mencoba mencapai Kutub Utara dengan kapal, kereta salju dan balon, tetapi semua jatuh dan meninggal dalam usahanya.

Pada April 1909, Insinyur Angkatan Laut Amerika, Robert Peary, yang telah sekali gagal mencapai Kutub Utara, berangkat untuk mencoba lagi, kali ini ditemani oleh empat mualim. Setelah 37-hari perjalanan dingin di atas es, Peary dan timnya berhasil menanam bendera Amerika di utara bumi.


8. Pelayaran Kon-Tiki


Pada tahun 1947, antropolog Norwegia Thor Heyerdahl, membangun sebuah rakit primitif yang terbuat dari kayu balsa diikat bersama oleh tali rami, dan berangkat dari Callao, Peru, untuk suatu perjalanan di samudra Pasifik.

Misinya untuk membuktikan bahwa penduduk asli di Amerika Selatan telah menetap di Polinesia sebelum kedatangan Christopher Columbus dengan berlayar menggunakan rakit primitif.

Mengatasi phobia air nya, Heyerdahl dan lima awak mengemudikan Kon-Tiki secara darurat untuk 101 hari yang menakjubkan, berlayar 4.300 mil (6.920 km) melalui badai dan ikan hiu ganas sebelum terdampar di sebuah karang di Polynesia.

Buku Heyerdahl tentang petualangannya menjadi best seller internasional, kisah tentang seorang laki-laki yang bersedia mengambil risiko hidupnya untuk membuktikan suatu pencapaian oleh umat manusia.



9. Albert Hofmann melakukan "LSD Trip"


Ilmuwan Swiss, Albert Hofmann mengambil perjalanan yang tak terduga, perjalanan pikiran, pada April 1943 ketika ia sengaja menelan salah satu penemuan kimia, lysergic asam diethylamide, LSD.

Dalam waktu satu jam, Hoffman melihat 'Sebuah aliran gambar fantastis, dalam bentuk luar biasa dengan intens, kaleidoskopis permainan warna'.

Hofmann, bersemangat tentang potensi zat psikotropika yang kuat, yang ia bayangkan sebagai obat psikiatris yang bisa menyembuhkan jiwa. Namun tahun 1960-an banyak yang meragukan ke-ilmiahan obatnya.

Hingga suatu saat, LSD temuan Hofmann kemudian dianggap sebagai "masalah" karena banyak disalah gunakan sebagai narkotika. Tapi petualangan mental Hofmann masih menjadi 'Petualangan tanpa berpindah tempat' yang pertama di dunia, di antara berbagai jutaan mil perjalanan fisik lainnya.


10. Kapten Matthew Webb berenang menyeberangi selat Inggris


Pada 25 Agustus 1875, Kapten Matthew Webb, 27 tahun mantan perwira angkatan laut Inggris, mencapai prestasi yang banyak orang pikir mustahil, berenang menyeberangi Selat Inggris.

Arus selat yang kuat dan suhu dingin dianggap terlalu mengancam untuk setiap perenang, tapi Webb bertekad untuk membuktikan bahwa semua orang salah.

Diolesi minyak ikan lumba-lumba untuk mengurangi tekanan arus selama di air, Webb berjuang melawan arus dan ikan pari selama hampir 22 jam, tersiksa sejauh 39 mil (63 km).

Akhirnya, ia berhasil menjejakkan kakinya di dekat Calais, lelah tapi penuh kemenangan. Pada abad berikutnya, rekor Webb telah digandakan oleh perenang lain lebih dari 1000 kali dan waktu yang telah dipotong lebih dari setengah, tetapi tetap tidak ada perenang di dunia yang memiliki imajinasi seperti Matthew Webb.